Sabtu, 05 September 2009

Puisi Inunesia

"perundingan para munafik"

gelas keramik..
bersaji teh hangat dalam jamuan..

meja meja penuh..
aku diluar lingkaran itu..

senyum senyum palsu..
perdebatan para munafik..

roti bundar disaj
ikan..
dibagikan satu demi satu..

aku bawa roti dari rumah..
sepotong pun tidak dari mereka..

hari makin malam..
loby loby hampir usai..

aku masih ditempat yang sama..
mengawasi dari kejauhan..

meja dan gelas-gelas keramik..
satu persatu ditinggali para munafik..

roti bundar semua kebagian..
lalu pulang dengan kenyang..

inu joglo 260809



Digg Google Bookmarks reddit Mixx StumbleUpon Technorati Yahoo! Buzz DesignFloat Delicious BlinkList Furl

0 komentar: on "Puisi Inunesia"

Posting Komentar